VW Devotion Day 21

RENUNGAN FT (21)

Memiliki perspektif Allah dalam situasi-situasi yang buruk yg kita alami

Kejadian-kejadian atau situasi-situasi tertentu yg terjadi di luar harapan kita sangat mungkin kita alami. Baik itu di dalam bisnis, pelayanan, keluarga atau dalam hubungan dengan orang lain.
Hal-hal yg tidak mengenakan, ketidak-adilan, pelecehan, penghinaan, tdk dianggap, dicurangi atau dihianati oleh orang yg dipercaya, dll…

Seseorang yang memiliki perspektif , sudut pandang Allah tidak akan langsung putus asa, mundur atau menyalahkan keadaan atau orang lain. Seorang yg hidupnya benar, ia akan melihat dan memandang setiap peristiwa dalam perspektif Allah…

Dia tahu bhw tidak ada hal kecilpun yg terjadi tanpa sepengetahuan Allah..

Matius 10:29-31 (TB) Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.
Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya.
Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.

Dan lagi pula, Rasul Paulus memberitahu kepada kita semua, bhw Allah turut bekerja di dlm segala sesuatu utk kebaikan kita…

Roma 8:28 (TB) Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Tapi jangan sampai kita salah menerapkan ayat di atas. Hanya ketika kita ada dlm panggilan atau rencana-Nya dan kita mengasihi DIA, Allah akan turut bekerja di dlm segala sesuatu utk kebaikan bagi kita…

Yusuf menyadari bahwa setiap ketidak -adilan atau kecurangan, atau pelecehan yg ia terima dan pernah hadir dalam kehidupannya, dirancang Allah utk membuatnya lebih dekat kpd tahta Allah..

Kejadian 50:20-21 (TB) Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.
Jadi janganlah takut, aku akan menanggung makanmu dan makan anak-anakmu juga.” Demikianlah ia menghiburkan mereka dan menenangkan hati mereka dengan perkataannya.

Luar biasa apa yg dilakukan oleh Yusuf. Karena ia memandang semua ktidak adilan, kejahatan dari kakak2nya, ia melihatnya dari perspektif Allah…

Hidup Yesus dipenuhi dengan ketidak-adilan, namun setiap ketidak-adilan itu bekerja sama utk memberi-Nya suatu nama di atas segala nama, baik di surga maupun di bumi ( Fil 2:5-11). IA melihatnya dari perspektif Allah Bapa..

Maukah kita bersikap seperti Yusuf atau Tuhan Yesus dlm situasi2 yg demikian?

Selamat mlm
Selamat beristirahat…

Blessings
VW

Leave a comment